Close

UIN Suka Yogyakarta Ikuti Akreditasi FIBAA untuk World Class University

YOGYAKARTA, MACMEDIA.ID – UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta mengikuti akreditasi internasional FIBAA dan sertifikasi AUN-QA sebagai upaya menuju World Class University (WCU). Tahun 2022 ini, ada 18 program studi (prodi) yang mengikuti akreditasi FIBAA dan dua program studi yang mengikuti sertifikasi AUN-QA.

Akreditasi internasional FIBAA dan sertifikasi AUN-QA nantinya akan semakin menguatkan rekognisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara internasional serta sejalan dengan visi misi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi World Class University sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2015-2039.

Ada 5 tahap pengembangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam RIP. Dua tahap di antaranya, 1) Persiapan (2015-2019) menuju world class university dalam Islamic Studies; 2) Pemantapan (2020-2024) menjadi World Class University dalam bidang Islamic Studies.

Di sela-sela pembukaan visitasi, Prof Al Makin menyampaikan akreditasi internasional FIBAA menjadi yang pertama kali diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga, universitas Islam di bawah Kementerian Agama. Ia juga menyebut UIN Sunan Kalijaga menjadi Universitas Islam satu-satunya di Indonesia yang terakreditasi Unggul dari BAN-PT.

“€œJadi ini UIN Sunan Kalijaga ingin meningkatkan grade, melangkah kepada jenjang internasional,” tutur Prof Al Makin.

Lanjut tambahnya, akreditasi dan sertifikasi internasional FIBAA merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing secara global. “Dengan mengikuti skema akreditasi internasional FIBAA dan sertifikasi AUN-QA, diharapkan UIN Sunan Kalijaga dapat berkembang ke level internasional. Pada 4ICU Unirank 2022, UIN Sunan Kalijaga memperoleh peringkat 16 besar universitas Islam terbaik di dunia dan universitas Islam terbaik nasional,” bebernya.

Ketua LPM (Lembaga jaminan Mutu), Dr Muhammad Fakhri Husein menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan akreditasi FIBAA kurang lebih selama 2 tahun. “Dari 18 Prodi ini, dibagi menjadi 5 Klaster: Klaster Agama, Ekonomi, Pendidikan, Komunikasi, dan Dakwah. Melalui FIBAA akan menegaskan posisi UIN Sunan Kalijaga yang bukan hanya Universitas Islam tertua di Indonesia, tapi juga sekaligus menjadi Universitas Islam yang memiliki Standar Internasional, siap berkompetisi secara global dengan Standar Global pula,” tuturnya.

“Saat ini kita tidak bisa mengelak dari globalisasi, dan UIN Sunan Kalijaga melangkah menuju ke sana, sebagai universitas pertama yang diakses oleh FIBAA. Untuk Program Studi yang lain, akan segera melangkan ke Akreditasi Global juga,” imbuhnya.

Mewakili Tim dari FIBAA, Adriane Janosch menyampaikan selamat kepada UIN Sunan Kalijaga yang telah bergabung dalam upaya terus memajukan mutu perguruan tinggi di tingkat Global. Pihaknya berharap, selama kunjungan ke UIN Suka ini mendapatkan pengalaman berharga dari Kampus UIN Sunan Kalijaga.

“€œKami tahu bahwa ada kerja keras dan butuh banyak usaha untuk menjalankan prosedur pengujian ini. Oleh karena itu saya benar benar ingin semua siap go Internasional di kampus UIN Sunan Kalijaga ini. Dan satu minggu ke depan ini saya akan banyak belajar tentang tentang keuanggulan Fakultas dan Program Studinya di kampus UIN Suka ini,” kata Adriane.

Tahun 2022, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengajukan dua prodi untuk mengikuti program sertifikasi AUN-QA, yaitu prodi Komunikasi Penyiaran Islam (S1) dan Manajemen Dakwah (S1).

Program studi yang mengajukan akreditasi internasional FIBAA, yaitu: Studi Islam (S3), Pendidikan Bahasa Arab (S1), Pendidikan Agama Islam (S1), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S2), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S2), Manajemen Pendidikan Islam (S1), Ilmu Hadis (S1), Studi Agama-agama (S1), Ilmu Al Quran dan Tafsir (S1), Sosiologi Agama (S1), Bimbingan dan Konseling Islam (S1), Pengembangan Masyarakat Islam (S1), Sosiologi (S1), Ilmu Komunikasi (S1), Perbankan Syariah (S1), dan Manajemen Keuangan Syariah (S1).

Diketahui, FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) adalah lembaga di Eropa yang berorientasi internasional untuk penjaminan dan pengembangan kualitas dalam pendidikan tinggi. FIBAA adalah badan akreditasi yang diakui di semua negara berbahasa Jerman (Jerman-Swiss-Austria).

Sedangkan itu, AUN (ASEAN University Network ) adalah sebuah organisasi jejaring universitas di Asean yang mempunyai tujuan utama untuk memperkuat dan memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi antarnegara Asean. AUN-Quality Assurance (AUN-QA) adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh AUN yang bertujuan untuk melakukan penjaminan mutu program studi yang menjadi anggota AUN. (jat)

Pengajuan Kuota Guru ASN PPPK Tahun 2022 Meningkat 143 Persen

JAKARTA, MACMEDIA.ID -Kemendikbudristek mengajukan formasi guru ASN PPPK untuk tahun 2022 sebanyak lebih dari 319 ribu kuota. Jumlah tersebut meningkat Read more

KIP Kuliah dan Beasiswa Pendidikan Indonesia Wujud Pemerataan Akses Pendidikan Tinggi

JAKARTA, MACMEDIA.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan beasiswa dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top